Senin, 23 Juli 2018

Empat Santri Pester Al Fauzan akan Mewakili Kabupaten Lumajang pada KSM Provinsi Jatim 2018

Kontingen KSM Pester Al Fauzan
bersama Kepala Kemenag Lumajang
KSM (Kompetisi Sains Madrasah), selalu diadakan setiap tahun. Kompetisi yang diselenggarakan untuk tingkat MI, MTs dan MA ini, tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Jombang yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Timur pada 25 Juli 2018. Kompetisi yang dihelat hingga tingkat Nasional ini, tahun ini menggunakan sistem CBT (Computer Basic Test). 
Sebelum melaju ke KSM tingkat provinsi, mereka masih harus berjuang di seleksi tingkat kabupaten Lumajang yang diselenggarakan pada bulan Januari dan Februari 2018 untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). (Baca juga: Santri MA Pester Al Fauzan Borong 5 Juara dan Siap Mewakili ke KSM Provinsi)

Dari ke-empat santri Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, masing-masing lembaga pendidikan formalnya (MTs dan MA) mewakilkan dua peserta didiknya yang sudah juara pada KSM tingkat Kabupaten Lumajang. Mereka diantaranya:
1. Ahmad Multazam Abdan pada mata pelajaran Fisika Terintegrasi MA
2. Siti Nur Haliza pada mata pelajaran Geografi Terintegrasi MA
3. Adelia Ayu Puspita pada mata pelajaran Matematika Terintegrasi MTs
4. Sinta Arum Sari pada mata pelajaran IPA Terpadu Terintegrasi MTs

Kepala Kemenag Kabupaten Lumajang dalam sambutannya pada upacara pemberangkatan kontingen KSM Kabupaten Lumajang, beliau mengungkapkan bangga dengan para peserta didik yang akan berangkat untuk mengharumkan nama lembaganya dan Kabupaten Lumajang seraya menekankan pentingnya ikhtiar dan doa serta mendoakan agar sukses dan bisa menjadi juara pada ajang bergengsi tersebut. 



Senin, 16 Juli 2018

KH. Taufiqul Hakim (Pengarang Amtsilati) Menandatangani Prasasti Amtsilati Cabang Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang

Penandatangan prasasti Amtsilati Cabang
Untuk ke sebelas kalinya KH. Taufiqul Hakim mewisuda Amtsilati Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. Pada wisuda yang diselenggarakan 15 Juli 2018 ini, beliau juga menandatangani prasasti Amtsilati Cabang Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. Status Amtsilati cabang yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, bukan hal yang baru terjadi setelah ditandatangani hari ini, melainkan sudah diresmikan tujuh tahun yang lalu berdasarkan surat keputusan dari pengarang Amtsilati nomor : 351/PPDF/X/2011 tanggal 25 Oktober 2011. Pada prosesi penandatanganan prasasti tersebut, ditandai dengan pemencetan sirine oleh KH. Taufiqul Hakim yang didampingi KH. Imron Zamzami, SH (Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan) dan Dra. Ny. Hj. Nur Habibah, M.Ag (Ketua Yayasan) yang membacakan teks prasasti.
Prosesi pemberian sanad keilmuan
Selain menandatangani prasasti Amtsilati Cabang, beliau (KH. Taufiqul Hakim) juga memberikan sanad keilmuan secara simbolis kepada KH. Imron Zamzami, SH dengan menyerahkan foto yang berisikan daftar sanad keilmuan beliau yang tersambung hingga Rasulullah saw (baca juga : silsilah sanad KH. Imron Zamzami yang tersambung hingga Rasulullah saw). Sanad keilmuan tersebut, juga pernah diberikan secara simbolis di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Jepara pada Oktober 2017 silam. 
Prasasti Amtsilati Cabang
Tentunya betapa bahayanya jika belajar kepada guru yang tidak jelas sanad keilmuannya, ibaratkan kabel listrik yang tidak tersambung secara legal ke PLN, maka ia akan mengalami konsleting yang akan membahayakan bagi dirinya sendiri bahkan berbahaya ke lingkungannya.