Minggu, 24 April 2016

Tradisi Juara MTs Pester Al Fauzan dalam KSM

A. Multazam Abdan (Kiri)
Juara Kompetisi sudah tidak asing lagi bagi MTs Pester Al Fauzan Lumajang bahkan sudah menjadi tradisi baik kompetisi Akademik dan non akademik. Jikalau MTs Pester Al Fauzan tidak mengikuti kompetisi, sebagian dari mereka mengatakan kurang afdhol karena persaingannya kurang seru.

Kali ini, tradisi itu ada pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2016. Dalam catatan sejarah, MTs Pester Al Fauzan selalu mencatatkan peserta didiknya untuk mengikuti KSM Provinsi dari berbagai mapel, diantaranya Matematika, Fisika dan PAI. Ahmad Multazam Abdan, santri dari Dringu – Probolinggo berhasil mengalahkan lebih dari seratus peserta dari MTs se-kabupaten Lumajang, sehingga dia keluar sebagai juara 1 pada mapel Fisika dan dia sudah berhasil mencatatkan namanya dalam kontingen Lumajang untuk mengikuti KSM tingkat Provinsi pada Juni mendatang. Ia tidak hanya menekuni mapel Fisika saja, melainkan dia juga menekuni mapel-mapel yang lain bahkan pernah menjuarainya, seperti olimpiade PAI (Juara 3 Nasional di Jepara) dan 28 April mendatang akan mengikuti Olimpiade Nahwu Shorrof se Jawa Timur di Jombang dan bulan depan masih akan mengikuti Pidato Bahasa Inggris pada seleksi Pospeda. Mohon doanya.

“Hal semacam ini tidak terlepas dari peran sistem pendidikan di Pesantren ini, yang tidak hanya membatasi santrinya belajar satu disiplin ilmu saja, melainkan mewajibkan santrinya untuk belajar dari berbagai disiplin ilmu baik akademik maupun non akademik, sehingga  tidak ada alasan bagi anak yang ingin bisa baca kitab kuning untuk tidak mengikuti sekolah formal yang optimal dan tidak ada alasan pula bagi anak yang ingin sekolah tidak bisa baca kitab kuning”, tegas salah satu pengurus bagian lomba.

Sabtu, 23 April 2016

Hari Buku Sedunia di Pesantren Terpadu Al Fauzan

Hari Buku Sedunia Pester Al FauzanTanggal 23 April 1995, UNESCO menetapakan hari tersebut sebagai Hari Buku Sedunia (dikenal dengan World Book Day). Tujuan UNESCO menetapkan acara ini adalah untuk mempromosikan budaya membaca, penerbitan, dan hak cipta. Dalam perayaannya, terdapat berbagai cara yang dilakukan, namun tetap memiliki tujuan yang sama yakni mewujudkan masyarakat yang gemar membaca.

Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan adalah salah satu lembaga yang turut memperingati Hari Buku Sedunia. Lomba Resume Buku & Presentasi serta Infak buku menjadi acara yang dipilih Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan untuk memeriahkan acara ini. “Untuk tingkat Jawa Timur, Insyaallah Pesantren ini adalah satu-satunya Pesantren yang memperingati acara Hari Buku Sedunia ini” tutur Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lumajang: H. Drs. Sholihul Kirom dalam sambutannya pada acara ini. Sebuah pernyataan yang sebenarnya membuat pendengar bingung, apakah ini adalah pernyataan heran atau kagum?

Lomba resume buku dimulai dengan membaca buku yang telah dibawa oleh masing-masing peserta didik selama satu jam. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan resume buku yang telah dibaca selama 25 menit. Setelah selesai melakukan resume buku, para peserta didik memresentasikan resume buku yang telah dibuatnya di depan kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 orang untuk dipilih hasil resume terbaik.

Terpilihlah 30 peserta didik terbaik sebagai perwakilan dari masing-masing kelompok untuk memresentasikan resume yang telah mereka buat. Penilain presentasi dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari guru dan komite madrasah. Setelah semua peserta didik memresentasikan hasil resume mereka, diputuskanlah pemenang lomba ini berdasarkan kelompok terbaik dan presenter terbaik.



Acara ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Ketua Yayasan dan infak buku oleh Kasi Pendma dan seluruh lapisan lembaga. Semoga dengan adanya acara ini dapat menjadikan kita lebih giat membaca dan memperluas keilmuan. Amin.

Senin, 11 April 2016

Mewujudkan Pondok Pesantren Cinta Lingkungan

Setelah serangkain kerja sama yang digalang oleh MTs-MA Pesantren Terpadu Al Fauzan dengan kantor-kantor Dinas dan Instansi-Instansi yang berada dibawah naungan pemerintah Kabupaten Lumajang. Mulai dari Badan Narkoba Nasional (BNN), RSI Lumajang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Badan KB dan Kementerian Agama. Kali ini dari Dinas Perhutanan, mendapatkan bibit Durian, Sirsak dan Kapulaga.
Dari 200 jumlah bibit yang terbagi menjadi 75 bibit Durian, 50 bibit Sirsak dan 75 bibit Kapulaga, diserahkan langsung oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang di Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan pada jam 13.50 WIB, yang diterima langsung oleh perwakilan Stake Holders Lembaga Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan, Ust. Sayfuji
Dari banyaknya kerjasama-kerjasama dengan Dinas-Dinas tersebut, tidak lepas dari peran Komite Madrasah, yakni Bapak Muhammad Zuhry beserta anggota komite lainnya. Tidak hanya sampai disini, InsyaAllah kerjasama semacam ini akan terus berlanjut dan menjadi agenda rutin Komite Madrasah dan dijadwalkan pada bulan depan akan mendapatkan paket membatik dari Disperindag dan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Lumajang.