Rabu, 08 Oktober 2014

Penyembelihan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1436 H



Qurban bahasa arabnya adalah الأضحية (al-udhiyah) diambil dari kata أَضْحَى (adh-ha). Makna أَضْحَى (adh-ha) adalah permulaan siang setelah terbitnya matahari dan dhuha yang selama ini sering kita gunakan untuk sebuah nama sholat, yaitu sholat dhuha di saat terbitnya matahari hingga menjadi putih cemerlang.

Adapun الأضحية (al-udhiyah / qurban) menurut syariat adalah sesuatu yang disembelih dari binatang ternak yang berupa unta, sapi dan kambing untuk mendekatkan diri kepada Allah yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan Hari Tasyrik. Hari Tasyrik adalah hari ke 11, 12, dan 13 Dzulhijah.
كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ (رواه الدارقطنى و البيهقى)
“Semua hari-hari Tasyriq adalah (waktu) menyembelih qurban” (HR. Ad-Daruquthni dan Al Baihaqi didalam As-Sunanul Kubro).
Hukum menyembelih qurban menurut madzhab Imam Syafi’i dan jumhur Ulama adalah sunnah yang sangat diharap dan dikukuhkan. Ibadah Qurban adalah termasuk syiar agama dan yang memupuk makna kasih sayang dan peduli kepada sesama yang harus digalakkan.
Dan sunnah disini ada 2 macam :
1.     Sunnah ‘Ainiyah, yaitu : Sunnah yang dilakukan oleh setiap orang yang mampu.
2.     Sunnah Kifayah, yaitu : Disunnahkan dilakukan oleh sebuah keuarga dengan menyembelih 1 ekor atau 2 ekor untuk semua keluarga yang ada di dalam rumah.

Hari ini tanggal 5 Oktober 2014 (10 Dzulhijjah) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Pesantren Terpadu Al Fauzan bersama-sama melakasanakan ibadah sunnah yang begitu sakral terasa tiap tahunnya tersebut yakni salat ‘ied. Selesai menjalankan salat ‘ied, para santri berbondong-bondong menuju lapangan menyaksikan penyembelihan hewan qurban berupa 5 ekor kambing. Banyak ekspresi yang tertuang di wajah para santri, ada yang terlihat begitu sumringah , ada pula yang terlihat meringis.
       Acara dilanjutkan dengan kegiatan mencuci dan memasak daging qurban. Tak lupa pula pembagian daging hewan qurban kepada masyarakat sekitar lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan.
      
“Begitu indahnya karuniaMu Ya Allah, Engkau berikan kami sebuah bibir untuk tersenyum karenaMu. Engkau beri kami nyawa tak lain juga adalah untuk mendapat karuniaMu.”

Semoga ibadah qurban yang kami lakukan diberikan balasan, diberikan manfaat oleh Allah SWT. Amin.