Jumat, 20 Maret 2020

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Ponpes Terpadu Al Fauzan Lumajang Lakukan Penyemprotan dan Sterilisasi

Penyemprotan disinfektan di Ponpes Terpadu Al Fauzan Lumajang
www.pesteralfauzan.com - Lumajang, Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang lakukan penyemprotan di seluruh ruangan dan halaman pada Kamis, 19 Maret 2019 kemarin. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, MA mengatakan bahwa penyemprotan dilakukan di beberapa titik yang kerjasama dengan pemerintah desa Labruk Lor, unsur kepolisian dan tentara.
"Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di asrama, kelas-kelas dan halaman yang kerjasama dengan pemerintah desa Labruk Lor, Polsek Lumajang serta Koramil" tuturnya.
Penyemprotan di asrama pesantren
Menurutnya, penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan sebagai wujud ikhtiar antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Corona dan juga untuk memberantas kuman-kuman dan mensterilkan lokasi pondok pesantren.
Pengasuh yang dinobatkan sebagai doktor ke-100 UIN Malang tersebut juga menyampaikan bahwa selain penyemprotan, upaya lain yang dilakukan adalah pola hidup sehat, membiasakan cuci tangan, rutin minum jamu, serta olah raga.
"Setiap hari para santri melakukan pembiasaan olah raga dan kerja bakti, minum jamu, menutup sementara tamu kunjungan untuk mengurangi interaksi dengan pihak luar, serta perbanyak doa dan dzikir juga dilakukan guna ikhtiar dalam bentuk dzohir dan bathin". Pungkasnya


Rabu, 04 Maret 2020

Santri Pester Al Fauzan Lumajang Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Kabupaten Lumajang Tahun 2020

Pembina bersama peserta seleksi Paskibraka
MA Pester Al Fauzan Lumajang
Menjadi anggota Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) merupakan suatu kebanggaan bagi setiap siswa. Pasalnya mereka akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih saat momen yang sangat sakral bagi seluruh rakyat Indonesia yaitu upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang selalu diperingati setiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Namun untuk terpilih menjadi anggota Paskibraka, masih harus melewati beberapa tahapan seleksi yang tentunya tidak semua siswa bisa melaluinya.
Tahun 2020 ini, untuk yang pertama kalinya MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang menerima undangan untuk mengikutkan peserta didiknya pada seleksi untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat kabupaten Lumajang dan langsung bisa meloloskan siswanya yaitu Ahmad Susilo Candra Yudhoyono. 
"Alhamdulillah meski kami baru pertama kali ikut, salah satu siswa MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, Mas Ahmad Susilo Candra Yudhoyono terpilih menjadi anggota Paskibraka tahun 2020 di Kabupaten Lumajang". Kata Ustad Khaidir, Pembina/Waka Kesiswaan
Sebelum dinyatakan terpilih, para peserta seleksi masih harus melalui tiga tahapan seleksi yang selama tiga hari mulai tanggal 2 hingga 3 Maret 2020 di Stadion Semeru Lumajang dan GOR Wirabhakti yang diikuti oleh 500 peserta lebih dari siswa SMA/SMK/MA Negeri maupun swasta di Kabupaten Lumajang dan yang diambil hanya 76 peserta terpilih.
"Para peserta masih harus melalui tiga tahap seleksi yaitu cek postur tubuh, mulai tinggi dan berat badan, bentuk tangan dan kaki pada hari pertama tanggal 2 Maret di Stadion Semeru, kemudian hari kedua tes fisik, lari, shit-up, push-up dan ditutup dengan tes PBB dan pengumuman di GOR Wirabhakti Lumajang pada hari terakhir". Tambah Ustad Khaidir.
"Selain Candra, MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang juga mengirimkan satu peserta seleksi lagi, yaitu Abdurahman Fiqih namun gagal lolos pada tahap seleksi akhir. Tentunya, mereka sudah sering mengikuti hal semacam ini, karena sebelumnya mereka sudah aktif dalam kegiatan ke-Pramuka-an, PMR (Palang Merah Remaja) yang memang menjadi kegiatan ekstrakurikuler setiap minggunya disini, jadi mereka pernah menjadi juara PBB, PMR, Pramuka apalagi." Tutup Ustad Khaidir.

Baca Juga :
Lomba PMR : Ikut Kompetisi Perdana, MA Pester Al Fauzan Langsung Borong Juara
Alhamdulillah, Pester Al Fauzan Raih Dua Piala Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-73



Jumat, 10 Januari 2020

Pengasuh Lantik Pengurus Pondok Pester Al Fauzan Lumajang Masa Khidmah 2020-2021

Pengasuh bersama pengurus putra
Pengasuh bersama pengurus putri



Usai sudah rangkaian pemilihan dan pelantikan pengurus Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruk Lor Lumajang Jawa Timur masa khidmah 2020-2021. Pelantikan dan pengambilan janji pengurus, dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, KH. Imron Zamzami, SH dan Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA yang disaksikan oleh seluruh ustadz-ustadzah serta para santri. Acara yang diselenggarakan di masjid pesantren tersebut dilaksanakan pada 10 Januari 2020 setelah sholat maghrib. 
Sebelum pelantikan dan pengambilan janji oleh pengasuh, terlebih dahulu diawali dengan pembacaan SK pengurus oleh Ustad Humaini, S.Pd.I dan Ustdzah Dzaqi Hijrotin, S.Pd. Sebelumnya pada acara inti, didahului dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul wathon dan ditutup dengan menyanyikan Himne dan Mars Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. (Download Himne dan Mars disini)
Dalam arahannya, pengasuh menyampaikan tentang hadits kepemimpinan, bahwasannya setiap diri manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
”Kalian adalah pemimpin, yang akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin dirumah suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Pelayan adalah pemimpin dalam mengelolaharta tuannya, dan akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Oleh karena itu kalian sebagai pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.“ tegas KH. Imron Zamzami, SH
Pembacaan janji dan pelantikan pengurus
Setelah pengambilan janji dan pelantikan pengurus oleh pengasuh, dilanjutkan dengan memasangkan jasket serta pemberian SK pengurus putra oleh Kiai dan bu Nyai kepada pengurus putri sebagai simbolis telah dilantiknya pengurus Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang masa khidmah 2020-2021 dan ditutup dengan foto bersama. 

Senin, 25 November 2019

Peringati Hari Guru 2019, Dewan Guru Pester Al Fauzan Jadi Petugas Upacara

Foto : Pengibar bendera merah putih
Ada hal yang tampak tak seperti biasanya pada upacara bendera pagi ini (25/11/2019). Pada umumnya, upacara bendera para petugasnya dari peserta didik, namun karena bertepatan pada momen spesial Hari Guru Nasional kali ini, para Dewan Guru Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang semuanya kompak menjadi petugas upacara mulai dari pemimpin barisan upacara, pengibar bendera, pembaca pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, pembawa acara (MC), pembaca doa hingga pemimpin upacara. 
Foto: pemimpin barisan melaporkan kepada pemimpin upacara
Meski sudah lama tidak pernah menjadi petugas upacara, para guru melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik tanpa ada salah satupun pada upacara yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB tersebut.
"Upacara pagi ini spesial, karena biasanya yang jadi petugas upacara adalah para santri, namun kali ini bertepatan dengan momen Hari Guru Nasional, para dewan guru semuanya kompak menjadi petugas upacara dan semuanya mampu menjadi petugas upacara yang baik, tidak ada salah satupun dari masing-masing petugas upacara, tepuk tangan buat guru-guru kita semua". tegas Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA selaku Direktur Madrasah dalam sambutannya saat memimpin upacara.
Dalam amanahnya, Direktur Madrasah juga menyampaikan tentang adab guru dan adab murid menurut KH. Hasyim Asy'ari (pendiri Nahdlatul Ulama) yang diambil dari kitab Adab al-'Alim wal Muta'allim

Baca Juga :


Berikut penjelasan ringkasan tentang adab guru kepada muridnya : 
  1. Tujuan mengajar adalah mendapatkan Ridho Allah swt
  2. Sabar terhadap murid yang niatnya tidak lurus
  3. Mendekatkan murid pada hal-hal yang terpuji
  4. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
  5. Semangat dalam mengajar
  6. Meminta murid untuk Mudzakarah dan Takrir (Mengulang dan evaluasi pelajarannya)
  7. Menasihati murid agar tidak terlalu keras dalam belajar
Adapun adab murid terhadap gurunya antara lain :
  1. Berpikir matang sebelum memilih guru
  2. Memilih guru yang kredibel (sesuai dengan disiplin ilmu)
  3. Mematuhi segala perintah guru Sam'an wa Tha'atan
  4. Memandang guru dengan pandangan memuliakan
  5. Tidak melupakan jasa-jasa guru
  6. Sabar menghadapi gurunya
  7. Meminta izin guru saat masuk majlis
  8. Duduk bersama guru dengan penuh etika
  9. Berbicara dengan baik kepada guru
  10. Mendengarkan dengan seksama penjelasan guru
  11. Tidak mendahului keterangan guru
  12. Menjaga etika saat menerima atau memberi sesuatu kepada guru

Foto : Amanat pembina upacara
Pada upacara yang dilaksanakan di lapangan pesantren ini, diikuti oleh seluruh dewan guru Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang dan seluruh peserta didik MTs-MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. Di penghujung upacara, ada penganugerahan guru favorit MTs dan MA tahun 2019 dan pemberian penghargaan kepada seluruh guru atas ucapan terima kasih dari Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al Fauzan dan ditutup dengan sungkeman dari seluruh santri kepada dewan guru.


Foto : Sungkeman oleh para santri kepada para dewan guru

Hari Guru Nasional 2019, Pester Al Fauzan Gelar Pemilihan Guru Favorit Tahun 2019

Foto bersama guru Favorit dan Kepala Madrasah
Setiap tanggal 25 November, selalu diperingati sebagai momen spesial khususnya di lingkungan pendidikan. Pasalnya pada tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Di lembaga pendidikan Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, pada tanggal yang bertepatan dengan lahirnya PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) tersebut, selalu diadakan upacara bendera. Pada dua tahun terakhir ini, diadakan juga pemilihan Guru Favorit di lembaga pendidikan MTs dan MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang.
Penganugerahan Guru Favorit MTs
Pemilihan guru favorit tersebut, sebagai simbol pemberian penghargaan kepada para guru di lingkungan pendidikan Pesantren Terpadu Al Fauzan karena pada dasarnya seluruh guru telah menjadi favorit bagi seluruh peserta didik. Selain memberikan penghargaan kepada guru favorit terpilih, dari Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al Fauzan Lumajang juga memberikan hadiah kepada seluruh guru/pengajar di lingkungan lembaga pendidikan Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang.



"Pemilihan guru favorit sebagai simbol untuk memberikan penghargaan kepada seluruh guru disini (Red : Pester Al Fauzan). Tentunya untuk memilih sesuatu yang simbolis harus melalui prosedur pemilihan yang jelas. Pastinya, kami juga akan memberikan penghargaan atau hadiah kepada seluruh guru disini. Karena pada dasarnya semua guru disini adalah favorit dan telah memberikan teladan yang baik kepada para santri". Terang Direktur Madrasah (Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, MA) saat memberikan sambutan yang diikuti tepuk tangan oleh para santri.
Dalam amanahnya, Direktur Madrasah juga menyampaikan tentang adab guru dan adab murid menurut KH. Hasyim Asy'ari (Pendiri Nahdlatul Ulama) yang diambil dari kitab Adab al-'Alim wal Muta'allim. (Baca disini keterangannya)


Baca Juga :



Penganugerahan guru Favorit MA
Guru favorit terpilih tahun ini, masih sama dengan yang terpilih pada tahun sebelumnya (2018). Ustdzah Ita Winarti, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia) terpilih sebagai guru favorit di MTs Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang dan Ustadz M. Khaidir Anwar, S.Pd (Guru Penjasorkes) terpilih sebagai guru favorit di MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. Proses pemilihan guru favorit tersebut, melibatkan voting dari para santri, rekomendasi dari hasil penilaian kinerja guru oleh kepada Madrasah dan diputuskan melalui rapat pimpinan Yayasan.
Foto bersama dewan guru pasca pemberian hadiah
Pemberian penghargaan kepada guru favorit, dipimpin langsung oleh Dr. Ny. Hj. Nur Ifadah, MA selaku Direktur Marasah Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang yang dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada seluruh guru dan ditutup dengan foto bersama.