Kamis, 12 November 2020

Ikuti Beasiswa Pertukaran Pelajar Ke Jepang, Dua siswa MA Pester Al Fauzan Lumajang Berangkat 12 November 2020

pesteralfauzan.com Setelah menjalani serangkaian kegiatan sebelum pemberangkatan, hari ini (12/11/2020) dua siswa MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang akan terbang ke Jepang. Mereka terpilih sebagai peserta Studi Exchange atau beasiswa petukaran pelajar ke Jepang dalam program Asia Kakehashi Project yang digelar Bina Antarbudaya. Dua siswa MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang tersebut ialah Azka Amara Metriandani (XII MIPA) dan Muhammad Abdan Hilman Nafi' (XI MIPA).

Dua santri Pester Al Fauzan sebelum Take Off ke Jepang

Kepala MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA menyatakan tahun ini ada dua santri Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang yang terpilih untuk berangkat pertukaran pelajar ke Jepang.

"Alhamdulillah, tahun 2020 ini ada dua santri yang berangkat pertukaran pelajar ke Jepang. Tahun 2019 ada satu santri yang ke Amerika dan untuk tahun 2021, sudah ada dua santri yang lolos seleksi tahap awal untuk mengikuti beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat. Mohon doa selalu". Tutur beliau.

Sebelum berangkat, keduanya dilepas pemberangkatannya secara simbolis tepat pada Hari Santri Nasional 2020 (22/10/2020) oleh Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, KH. Imron Zamzami, SH bersama seluruh santri. Dan dijadwalkan tiba di Jepang pada Jumat, 13 November 2020.

"Sebelum take off malam ini (12/11/2020), kami berdua sudah menjalani serangkaian acara  tes kesehatan dan seremonial pelepasan di Jakarta. Dan dijadwalkan tiba di bandara Jepang tanggal 13 November waktu setempat dan akan menjalani serangkaian kegiatan karantina mandiri, sebelum menuju ke sekolah masing-masing". Ujar Azka

Pada beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang periode ini (2020/2021), dijadwalkan mulai November 2020 hingga Maret 2021.


Baca juga :

Tepat di Hari Santri, Pengasuh Pester Al Fauzan Lepas Dua Santrinya ke Jepang

Pondok Pester Al Fauzan, Sambut Kedatangan Santrinya dari Pertukaran Pelajar di Amerika Serikat


Kamis, 22 Oktober 2020

Tepat di Hari Santri, Pengasuh Pondok Pester Al Fauzan Lumajang Lepas Dua Santrinya Ke Jepang

pesteralfauzan.com, Lumajang - Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang kembali melepas santrinya yang akan mengikuti program beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri. Pelepasan tersebut dihelat di masjid Al-Mansur Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan yang diikuti oleh para santri, Asatidz dan keluarga besar pengasuh pada Kamis (22/10/2020) tepat pada momen peringatan Hari Santri Nasional tahun 2020.

Pelepasan santri Pester Al Fauzan ke Jepang

Sebelumnya, santri Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, Salsabila Dia'atus Syafa'ah mengikuti program beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama satu tahun. Pada tahun 2020 ini, pondok pesantren yang berdiri pada tahun 2007 tersebut, berhasil mengantarkan dua santrinya (Azka Amara M. dan M. Abdan Hilman Nafi') untuk mengikuti program beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang. 

"Alhamdulillah, tahun 2019 kemarin kita melepas satu santri untuk mengikuti beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika, dan untuk tahun 2020 ini, kita melepas dua santri untuk mengikuti  beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang. Dan untuk tahun depan 2021, sudah ada kandidat dua santri yang sudah lolos seleksi tahap satu untuk mengikuti program beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat". Sambutan pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, KH. Imron Zamzami, SH sebelum melepas pemberangkatan santri

Pada waktu yang sama, Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA menitipkan pesan untuk terus menjaga nilai-nilai agama dan bangsa Indonesia pada saat sekolah di Jepang.

"Pada momen yang luar biasa ini, saya berpesan kepada Mbak Azka dan Kang Aab, agar terus menjaga nilai-nilai agama dan tentunya bisa mengharumkan nama baik bangsa ini karena kalian berangkat ke Jepang bukan hanya sebagai santri Pester Al Fauzan, melainkan juga mewakili nama baik bangsa Indonesia". Ungkap kepala MA Pesantren Terpadu Al Fauzan, Dr. Nyai. Hj. Nur Ifadah, MA.

Selain itu, dalam sambutan penutupnya beliau juga turut memotivasi para santri yang lain agar bisa mengikuti jejak santri yang sudah dan akan berangkat pertukaran pelajar ke luar negeri.

"Semoga para santri yang lain, setiap tahunnya bisa mengikuti jejak mereka yang sudah pulang pertukaran pelajar dari Amerika Serikat dan yang akan berangkat ke Jepang. Dan tidak hanya pertukaran pelajar, semoga juga bisa melanjutkan kuliah di luar negeri. Aamiin". Pungkas beliau. 

Pada pelepasan santri ke negeri Sakura tersebut, selain didoakan oleh seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, lembaga memberikan apresiasi berupa uang saku kepada dua santri tersebut masing-masing satu juta rupiah yang diserahkan secara simbolis oleh Dra. Nyai Hj. Nur Habibah, M.Ag selaku Ketua Yayasan yang didampingi oleh KH. Imron Zamzami, SH beserta Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA.

HSN 2020 : Pondok Pester Al Fauzan Lumajang Launching Lagu Hari Santri

pesteralfauzan.com - Lumajang. Pasca ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2015 silam. Masing-masing pondok pesantren memiliki beragam even-even untuk memperingatinya. Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang juga salah satunya. Setiap tahunnya selalu mengadakan banyak even atau kegiatan untuk memperingati hari yang ditetapkan atas dasar peringatan resolusi jihad 22 Oktober 1945 tersebut. 

Peringatan HSN 2020 di Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan

Pada peringatan Hari Santri Nasional 2020 ini, selain mengadakan festival lomba santri yang dibuka langsung oleh Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang, Dr. Nyai Hj. Nur Ifadah, MA, juga launching lagu hari santri versi Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan sendiri yang diciptakan oleh Ustdzah Dzaqi Hijrotin, S.Pd yang juga sebagai alumni dari pondok pesantren asuhan KH. imron Zamzami, SH tersebut. 

Lagu dengan durasi lima menit tersebut, dan memang diciptakan khusus untuk peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan, dinyanyikan bersama salah satu santri, M. Abdan Hilman Nafi dan saat ini bisa ditonton via kanal Youtube resmi Pester Al Fauzan (Tonton Disini)

"Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga lagu Hari Santri Nasional versi Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan ini, saat ini tepat pada 22 Oktober bisa di launching dan sudah tayang di Youtube Pester Al Fauzan. Semoga dengan karya lagu tersebut, bisa memotivasi kita semua untuk terus berkarya dan semakin semangat dalam menuntut ilmunya khususnya bagi para santri di Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan ini, ada seluruh santri di Indonesia ini pada umumnya". Ungkap pencipta lagu, Ustdzah Dzaqi Hijrotin, S.Pd kepada media Pester Al Fauzan.

Saat launching, para santri begitu semangat dan ikut bernyayi saat nonton videonya di layar sambil mengibarkan bendera merah putih ditangannya.

Pondok Pester Al Fauzan Lumajang, Sambut Kedatangan Santrinya dari Pertukaran Pelajar di Amerika Serikat

pesteralfauzan.com - Lumajang. Salsabila Dia'atus Syafa'ah mendapatkan sambutan meriah dari para santri, Asatidz hingga pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang pada Kamis (22/10/2020) malam. Pasalnya, dia santri pertama yang lolos sebagai siswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat tahun pelajaran 2019/2020. 

Penyambuatan Kedatangan Santri Pertukaran Pelajar
dari Amerika Serikat

Kedatangannya disambut secara simbolis oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al Fauzan, Dra. Hj. Nur Habibah, M.Ag di hadapan para santri dan Asatidz pada saat peringatan Hari Santri Nasional 2020 yang diselenggarakan di masjid Al-Mansur Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. 

Beliau mengucapkan selamat dan berterima kasih karena telah membawa nama baik keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang dan menjadi salah satu wakil pelajar Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional..

"Alhamdulillah, selamat datang kembali Mbak Salsa setelah menempuh pendidikannya selama satu tahun di Amerika Serikat dan tentunya saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya karena telah membawa nama baik keluarga besar pondok pesantren ini, serta menjadi salah satu wakil pelajar dari Indonesia di Amerika Serikat". Sambut ketua Yayasan yang diiringi tepuk tangan dari para santri.

Saat menceritakan pengalamannya, Salsabila menyatakan bahwa dia tidak terlalu kesulitan dalam mengikuti pelajaran sekolahnya di Amerika Serikat meski ada perbedaan dari sistem pendidikan di Indonesia dan Amerika Serikat. Pasalnya, sebelum berangkat pertukaran pelajar dia sudah terbiasa dengan padatnya aktivitas mulai dari sekolah, mengaji dan kegiatan lain di Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang. 

"Alhamdulillah, di Amerika Serikat saya tidak terlalu kesulitan dalam mengikuti pelajaran karena sudah terbiasa dengan padatnya aktivitas saat masih di pondok meski ada perbedaan  dari segi sistem pendidikan seperti dalam hal pemilihan mata pelajaran, pemilihan kelas, dan lain sebagainya dan Alhamdulillah dari rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran, saya mendapatkan nilai A". Ungkapnya

Selain itu, dia juga menceritakan bahwa orang-orang di lingkungannya senang dan menghargai budaya yang dia bawa dari Indonesia.

"Terkait dengan budaya, mereka senang dan menghargai terhadap budaya yang saya bawa dari Indonesia seperti dari segi penampilan saya tetap menggunakan hijab dan menutup aurat, saya tetap bisa menjalankan syariat-syariat agama islam seperti sholat, puasa baik saat di rumah keluarga angkat maupun di sekolah". Imbuhnya

Mendengar cerita dari Salsabila, Ketua Yayasan sangat senang dan mengapresiasi, karena dia bisa membuktikan langsung kepada orang-orang Amerika Serikat bahwa agama islam adalah Rahmatan Lil 'Alamiin .

"Alhamdulillah, ini yang kita harapkan. Meski Mbak Salsa sekolah di luar negeri, dia tetap bisa menerapkan kehidupan sehari-harinya dengan tidak meninggalkan kewajibannya sebagai orang islam dan dia bisa mengenalkan bahwa agama islam itu agama yang  ramah, agama yang rahmatan Lil 'Alamiin." Tambah Ketua Yayasan sebelum menutup sambutannya.

Sebelum dinyatakan lolos dan berangkat, Salsabila masih harus melewati beberapa tahapan seleksi, yang diawali pada seleksi berkas kemudian seleksi wawancara, tes psikolog dan dinamika kelompok yang diikuti oleh 54 peserta pada chapter Surabaya pada 20 Mei 2018. Kemudian dilanjutkan pada seleksi Nasional tanggal 17-19 November 2018. Tidak hanya sampai disitu, setelah dinyatakan lulus seleksi Nasional, masih dilakukan seleksi pemberkasan tingkat Internasional yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat yang kemudian ditetapkannya menjadi 80 peserta dari Indonesia.

Rabu, 07 Oktober 2020

Kepala MA Pester Al Fauzan Terpilih Menjadi Fasilitator E-RKAM di Tingkat Provinsi Jawa Timur

Lampiran SK TIP e-RKAM
Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah mengumumkan hasil seleksi tahap akhir Tim Inti Bimbingan Teknis (BIMTEK) penerapan sistem rencana kerja anggaran madrasah berbasis elektronik (e-RKAM) pada 27 Agustus 2020. Dalam surat tersebut, Ibu Nyai Dr. Hj. Nur Ifadah, MA (Kepala MA Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang) terpilih melalui proses seleksi pada Tim Inti Provinsi Jawa Timur.

"Alhamdulillah, lolos tahap akhir dan sudah ditetapkan sebagai Tim Inti Provinsi pada SK Dirjen Kemenag RI. Terima doanya para dewan guru Pester Al Fauzan dan para santri semua". Tutur beliau kepada tim media Pester Al Fauzan.

Pasca pendaftaran yang dibuka secara umum dan transparan, seleksi fasilitator inti e-RKAM melalui tiga tahapan seleksi yang dilakukan secara daring yakni seleksi berkas, tes CBT dan seleksi finalisasi berkas.

"Dari pendaftar yang diikuti oleh para guru, Kepala Madrasah, Pengawas, Tim Widyaiswara dari daerah provinsi Jawa Timur yang diumumkan pada 23 Juni 2020. Alhamdulillah saya menempati peringkat 2 dari 177 pendaftar pada Tim Inti Provinsi Jawa Timur." Tambah Kepala Madrasah yang juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Fauzan Lumajang tersebut.

Selanjutnya, para peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan daring dan luring.